Pemerintah Desa Pacing bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Desa Pangan Aman dan Pembentukan Tim Kader Desa Pangan Aman pada Selasa–Rabu, 28–29 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya keamanan pangan di lingkungan desa.
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Pacing tersebut diikuti oleh, Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, pelaku usaha pangan industri rumah tangga (PIRT), dan masyarakat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari sesi penyampaian materi hingga diskusi interaktif mengenai praktik keamanan pangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Siti Indriastuti, S.Si., Apt. selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa program Desa Pangan Aman merupakan bagian penting dari upaya membangun desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Menurutnya, keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keamanan pangan serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terbentuknya Tim Kader Desa Pangan Aman, edukasi kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Desa Pacing mampu menjadi desa yang sehat dan aman dari risiko pangan yang tidak memenuhi standar.” ujarnya.
Pada hari pertama, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto memberikan materi mengenai konsep Desa Pangan Aman, pentingnya penerapan higienis dan sanitasi dalam pengolahan makanan, penggunaan bahan tambahan pangan yang sesuai ketentuan, cara memilih bahan pangan yang aman, serta langkah-langkah pencegahan kontaminasi pangan.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memisahkan bahan pangan mentah dan makanan siap saji, menjaga suhu penyimpanan makanan, serta membiasakan perilaku mencuci tangan sebelum mengolah maupun menyajikan makanan. Seluruh materi disampaikan secara komunikatif disertai contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Penyampaian materi dari Pemerintah Desa Pacing dengan materi terkait “Dukungan Desa dalam Mewujudkan Desa Pangan Aman”. yang di sampaikan oleh Ibu Dwi Kandi Wulandari, Kasi Kesejahteraan Desa Pacing selaku Narasumber.
Komitmen Pemerintah Desa
Pemerintah Desa Pacing berperan aktif dalam mendukung implementasi Desa Pangan Aman melalui kebijakan dan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi sosialisasi, edukasi, serta pembinaan kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan.
“Selain itu, pemerintah desa juga mendorong terbentuknya Tim Kader Desa Pangan Aman sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pengawasan sederhana terhadap praktik pengolahan pangan di lingkungan masyarakat.” Ujar Dwi Kandi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Pacing dalam mendukung program Desa Pangan Aman. Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, diharapkan Desa Pacing mampu menjadi desa percontohan dalam penerapan keamanan pangan di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ditutup dengan praktek lapangan mengunjungi warung makan, Pengusaha retail, rumah tangga sehat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pacing berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang aman, bermutu, bergizi, dan layak konsumsi semakin meningkat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program Desa Pangan Aman diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan serta kesejahteraan warga Desa Pacing.
